Awal cerita diawali dari pemikiran iseng seorang gadis yang akrab disapa Irma. Ia semacam berangan-angan ingin membentuk suatu tim musik yang beraliran pop islami. Bahasa kerennya sih orang biasa menyebutnya dengan "Nasyid". Ntah kapan keinginan ini sebenarnya sudah lama ia pendam.
Pada suatu ketika si Irma ini kan diberi kesempatan Tuhan bekerja di Departemen PKBL PKT. Di tempat itu pula, ia kemudian bertemu dan berkenalan dengan rekan kerjanya yang akrab ia sapa Mba' Febri. Irma memanggil sebutan Mba' karena umur diantaranya keduanya beda 1 tahun. Si Irma Kelahiran 1990 dan si Mba Febri 1989. Itu artinya, si Mba' Febri umurnya lebih tua dikit dibanding si Irma.
![]() |
| Irma (jilbab biru) & Mba'Febri (jilbab putih) |
Seiring berjalannya hari menjalani masa-masa pengabdian bersama di tempat kerja itu, keduanya sering mengobrol dan bercerita banyak tentang segala hal. Apalagi meja kerja keduanya sebelahan saja loh... tentu saja semakin banyak obrolan yang mereka bisa sharing (bagi). Tidak hanya menyangkut bagaimana dapat menyelesaikan secara bersama dalam setiap pekerjaan dengan baik, tapi sambil menyelam minum air, keduanya juga sering berbagi pengalaman tentang masa-masa sekolah dan kuliah di Jogja (kebetulan keduanya ternyata dulu kuliah di Jogja). Selanjutnya mereka berbagi pengetahuan tentang musik, fashion khususnya tentang jilbab, baju muslimah, dan terkait pernak pernik kewanitaan lainnya hehe.... Keduanya juga tak jarang berbagi suka dan duka tentang bagaimana agar dapat menjalani hidup lebih positif dan selalu tersenyum hehe.... ^_^ *hmmm berbagi apalagi yaah? asal nggak berbagi cinta saja sih (eitssss....ini nggak termasuk loh yaah haha....)
Nah...dari obrolan-obrolan yang muncul itulah, si Irma kemudian menyampaikan salah satu pemikiran isengnya ke Mba'Febri untuk bersama-sama mewujudkan planning tersebut. Karena oh karena si Mba'Febri ini pada dasarnya sejak SMP juga sangat menyukai musik yang bernafaskan pop islami, tawaran dari Irma ini disambut dengan antusias. Keduanya pun lalu bersama memutar otak untuk mencari pelatih sekaligus yang akan menjadi manager nyanyi mereka, dan tentu juga dalam hal penambahan personil.
Untuk pelatih dan manager di otak keduanya ada dua kandidat yaitu, antara om Bandi tetangganya mba Febri yang katanya memang biasanya mengiringi musik, dan Bapak Marzuki yang Irma sudah kenal bahwa beliau tersebut sudah memiliki reputasi yang sangat baik dalam dunia permusikan khususnya nasyid. Sebab, beliau sudah terbiasa menjadi juri hingga provinsi. Beliau (Bpk Marzuki) juga sering melatih tim nasyid hingga mengantarkan peserta FASI (Festival Anak Sholeh Indonesia) juara 1 di tingkat nasional.Kebetulan Mba'Febri ini ternyata dulu adalah mantan muridnya dari Bpk. Marzuki. Sehingga dapat dikatakan Irma dan Mba'Febri sesungguhnya secara tidak langsung telah memiliki keterikatan yang sedikit agak lebih dekat dengan Bpk. Marzuki dibandingkan dengan om Bandi.
Oleh karena itu, dengan berbagai pertimbangan lainnya, akhirnya hasil diskusi keduanya lalu memutuskan untuk melakukan pendekatan kepada Bpk. Marzuki.
Singkat cerita, setelah kerumahnya bertamu untuk menyampaikan niatan untuk "meminang" Bpk. Marzuki Alhamdulilah beliau menyambut dengan senang karena menurutnya jarang ada anak-anak muda apalagi wanita yang punya planning positif dalam membentuk nasyid. Beliau berpesan yang penting kuncinya adalah harus konsisten dan disiplin dalam setiap latihan.
![]() |
| Pelatih Vocal + Manager ZV (Bpk. Marzuki) |
Alhasil, pada 9 Maret 2013 terbentuklah Grup Nasyid dengan nama "ZAHRA VOICE". Zahra itu diambil dari bahasa arab yang artinya bunga. Jadi, filosofi kehadiran ZV ini selain karena untuk menyalurkan hobi dalam bernyanyi, sekaligus dalam kesederhanaannya ZV ingin dapat menjadi 'bunga-bunga cantik' yang
selalu menyebarkan aroma wangi bagi orang-orang disekitarnya melalui senandung cinta. Baik itu senandung cinta untuk Allah SWT, Rasulullah SAW, dan juga cinta sesama manusia sebagai bagian saudara dari keturunan anak cucu Adam dan Hawa. Pada akhirnya outputnya adalah siapapun yang mendengarkan ZV lewat senandung cintanya...mereka akan terhanyut dan kembali bersama dapat melakukan intropeksi diri untuk kebaikan dunia dan akhirat. Amiin Yaaa Rabbal Alamiiin :)
Pencarian personil pun mulai dilakukan Zahra Voice (ZV). Orang pertama yang direkrut oleh Mba' Febri dan Irma adalah seorang gadis yang bernama Hesti. Reputasi si Hesti yang mereka rekrut ini terbilang sangat baik karena sekitar tahun 2005 gadis ini pernah juara 1 nasyid tingkat nasional di ajang FASI dan ia juga adalah salah satu murid dari Bapak Marzuki. Jadi, keputusan ZV untuk merekrut Hesti tentu sangatlah tepat.
![]() |
| Hesti, Irma, Mba' Febri |



